Demokrasi Dimulai dari Kita: Bawaslu PPU Dorong Partisipasi Masyarakat
|
Penajam Paser Utara — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Penajam Paser Utara terus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga dan memperkuat kualitas demokrasi. Partisipasi publik dinilai menjadi elemen penting dalam memastikan penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Hal tersebut disampaikan oleh Edwin Irawan, selaku Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Penajam Paser Utara pada Jum'at (30/01). Ia menegaskan bahwa demokrasi tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat.
“Demokrasi dimulai dari kita. Partisipasi masyarakat sangat menentukan kualitas pemilu, baik melalui penggunaan hak pilih, pengawasan partisipatif, maupun keterlibatan aktif dalam mencegah pelanggaran,” ujarnya.
Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi kunci dalam mengawal pemilu yang berintegritas, baik pada masa non-tahapan maupun saat tahapan pemilu berlangsung. Pada masa non-tahapan, keterlibatan masyarakat diperlukan untuk mendukung Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) agar data pemilih tetap akurat dan mutakhir. Sementara itu, pada masa tahapan pemilu, masyarakat berperan aktif dalam mengawasi seluruh proses, mulai dari pemutakhiran data pemilih, masa kampanye, hingga pemungutan dan penghitungan suara. Keterlibatan tersebut diharapkan mampu mencegah potensi pelanggaran sejak dini serta menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi.
Edwin Irawan juga menekankan pentingnya peningkatan literasi demokrasi dan kepemiluan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan. Ia mengajak masyarakat untuk berani melapor apabila menemukan dugaan pelanggaran serta berperan sebagai agen penyebar informasi yang benar dan bertanggung jawab.
“Peningkatan literasi demokrasi dan kepemiluan menjadi hal yang sangat penting agar masyarakat memiliki pemahaman yang benar serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang keliru maupun menyesatkan. Bawaslu mendorong masyarakat untuk aktif berpartisipasi, berani melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran, serta turut berperan sebagai agen penyebar informasi yang benar, akurat, dan bertanggung jawab demi terwujudnya pemilu yang berintegritas,” jelasnya.
Melalui berbagai program edukasi dan partisipasi masyarakat, Bawaslu PPU berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan masyarakat. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat pengawasan partisipatif serta mewujudkan demokrasi yang lebih matang dan berintegritas di Kabupaten Penajam Paser Utara.