Bidik Generasi Muda, Bawaslu PPU Segera Jalankan Program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P)
|
Penajam-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus memperkuat upaya pengawasan partisipatif dengan menyasar generasi muda melalui program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P). Program ini direncanakan segera dilaksanakan dalam waktu dekat sebagai bagian dari strategi pencegahan pelanggaran pemilu.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu PPU, Edwin Irawan, menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menciptakan pemilu yang jujur dan adil.
“Melalui program P2P ini, kami ingin meningkatkan kesadaran dan kapasitas generasi muda agar turut aktif dalam mengawasi setiap tahapan pemilu. Partisipasi mereka sangat dibutuhkan untuk mengawal dan mencegah terjadinya pelanggaran,” ujar Edwin pada Jumat (20/4).
Ia menjelaskan bahwa program Pendidikan Pengawas Partisipatif tidak hanya memberikan pemahaman tentang regulasi kepemiluan, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan dalam melakukan pengawasan serta pelaporan dugaan pelanggaran.
Menurut Edwin, generasi muda merupakan kelompok strategis yang memiliki energi, idealisme, serta akses luas terhadap teknologi informasi. Hal ini menjadi potensi besar dalam mendukung pengawasan pemilu yang lebih transparan dan akuntabel.
“Dengan keterlibatan aktif generasi muda, kami berharap dapat memperluas jangkauan pengawasan dan membangun budaya demokrasi yang lebih kuat di tengah masyarakat,” tambahnya.
Bawaslu PPU juga berencana menggandeng berbagai pihak, termasuk pelajar, mahasiswa, dan komunitas kepemudaan, untuk berpartisipasi dalam program ini. Sosialisasi dan pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap guna memastikan programnya berjalan dengan baik.
Program P2P ini diharapkan mampu menciptakan pengawas partisipatif yang tidak hanya paham aturan, tetapi juga memiliki integritas dan keberanian dalam melaporkan setiap bentuk pelanggaran pemilu.
Dengan langkah ini, Bawaslu PPU optimistis dapat mendorong terciptanya pemilu yang bersih, transparan, dan berintegritas di Kabupaten Penajam Paser Utara.