Bawaslu PPU Tingkatkan Kapasitas Kehumasan melalui Storytelling dan Produksi Konten Edukatif
|
Penajam — Bawaslu Kabupaten Penajam Paser Utara menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Kehumasan Bawaslu Kabupaten Penajam Paser Utara: Storytelling dan Produksi Konten Video Edukatif secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (29/09). Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu PPU, Moh. Khazin, bersama Koordinator Sekretariat Bawaslu PPU, Ali Musri Syam, S.IP., serta dihadiri oleh seluruh ASN Bawaslu Kabupaten Penajam Paser Utara.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi jajaran Bawaslu PPU untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola kehumasan, khususnya dalam menyampaikan edukasi dan informasi kelembagaan melalui konten yang lebih komunikatif dan dekat dengan masyarakat.
Dalam sambutannya, Moh. Khazin menyampaikan bahwa kehumasan memiliki posisi penting karena menjadi salah satu wajah Bawaslu di tengah masyarakat. Karena itu, penguatan kapasitas kehumasan diperlukan agar Bawaslu dapat membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi wadah untuk bisa mengembangkan kehumasan kita, karena humas adalah wajah Bawaslu di masyarakat. Bagaimana kita bisa lebih dekat dengan masyarakat dalam menyampaikan edukasi, pengawasan, dan hal-hal lainnya,” ujar Moh. Khazin.
Sementara itu, Ali Musri Syam berharap kegiatan tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi Bawaslu PPU, khususnya jajaran kehumasan, untuk melihat hal-hal yang masih dapat dikembangkan dalam penyajian konten.
“Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi evaluasi bagi Bawaslu PPU, khususnya kehumasan, untuk bisa mengambil apa yang dapat dikembangkan lagi dalam konten kehumasan agar ke depan terus menjadi lebih baik,” ujar Ali.
Kegiatan menghadirkan Eko Rudi Wibowo, Staf Bawaslu Kota Samarinda yang membidangi kehumasan, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Eko menekankan pentingnya kemampuan storytelling dalam membawakan konten video edukatif agar lebih dekat dengan audiens dan relevan dengan kondisi terkini.
“Konten edukasi perlu dibawakan dengan cara yang lebih dekat dengan audiens. Kita harus bisa melihat kondisi terkini dan membuat konten yang relate dengan apa yang sedang mereka alami atau perbincangkan, sehingga pesan yang disampaikan lebih mudah diterima,” jelas Eko.
Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu PPU terus mendorong peningkatan kapasitas kehumasan agar mampu menghasilkan konten edukatif yang informatif, relevan, dan komunikatif dalam mendukung penyampaian informasi kelembagaan kepada masyarakat.