Bawaslu Kabupaten Penajam Paser Utara Terima Kunjungan Akademik Mahasiswa Universitas Gunadarma: Perkuat Pemahaman Demokrasi dan Pengawasan Pemilu
|
Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Bawaslu ini merupakan bagian dari implementasi tugas mata kuliah Sosiologi dan Politik yang bertujuan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap proses demokrasi, khususnya dalam hal pengawasan penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan. Kunjungan ini disambut langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Penajam Paser Utara, Moh. Khazin.
Khazin menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa untuk mendalami secara langsung praktik demokrasi di tingkat lokal. Ia menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam memahami sistem politik dan pemilu sebagai pilar utama demokrasi konstitusional di Indonesia.
“Pemilu bukan sekadar momentum memilih pemimpin, melainkan juga merupakan cerminan kualitas demokrasi kita. Oleh karena itu, pengawasannya harus dilakukan secara profesional, berintegritas, dan berlandaskan hukum,” ujar Khazin di hadapan para mahasiswa.
Dalam sesi diskusi, Khazin memaparkan secara komprehensif mengenai klasifikasi pelanggaran yang terjadi dalam proses pemilu, meliputi pelanggaran pidana, pelanggaran administrasi, pelanggaran kode etik, serta pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan lainnya.
“Peran Bawaslu tidak hanya terbatas pada fungsi pengawasan, namun juga mencakup upaya pencegahan dan penindakan atas pelanggaran yang berpotensi merusak integritas pemilu,” tambahnya.
Para mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam kegiatan tersebut. Mereka aktif mengajukan pertanyaan, berdiskusi, dan menyampaikan pandangan terkait tantangan demokrasi di era digital serta pentingnya partisipasi publik dalam pengawasan pemilu. Melalui kegiatan ini, diharapkan para mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan teoretis, tetapi juga pemahaman praktis mengenai dinamika pengawasan pemilu, serta mampu menjadi agen perubahan yang turut menjaga nilai-nilai demokrasi dan keadilan elektoral di masa mendatang.