Sen. Okt 26th, 2020

Bawaslu Penajam Paser Utara

Situs Resmi Bawaslu Penajam Paser Utara

Ketua KPU Paparkan Teknis Kerja Penyelenggara Non Tahapan Dalam Podcast Adopsi Bawaslu PPU

2 min read

Perkembangan  Podcast Adopsi (Ada Obrolan Seputar Demokrasi) milik Bawaslu Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menghadirkan inovasi dengan gagasan kehadiran unsur eksternal lembaga. Tim Podcast Adopsi melakukan perekaman video edisi ke-11 dengan tema Teknis Kerja Non Tahapan Pilkada. Hadir sebagai narasumber Ketua Komisi Pemilihan Umum PPU Irwan Sahwana, pada Rabu (14/10/2020).

Dalam podcast ini Irwan menyampaikan, dalam situasi non tahapan Pilkada seperti yang sedang terjadi di wilayah PPU tahun 2020 kerap menimbulkan pertanyaan di masyarakat mengenai teknis kerja lembaga penyelenggara dan dalam kesempatan ini dirinya menjabarkan informasi tentang teknis kerja KPU di tingkat Kabupaten/Kota yang terbagi dalam tiga hal. Pertama, teknis aktirvitas rutin, kedua pemutakhiran daftar prmilih berkelanjutan setiap bulan, dan terakhir yakni kegiatan sosialisasi yang dilakukan melalui media KPU PPU.

“Yang sering dipertanyakan masyarakat dan juga teman-teman dari instansi lain, ketika tidak ada tahapan seperti saat ini maka apa tugas KPU. Jadi, tugas KPU selain melaksanakan kegiatan rutin kami, selain itu juga ada beberapa aktivitas yang sampai sekarang masih dilaksanakan,” ujar Irwan.

Sesuai dengan Surat Edaran KPU RI Nomor 181 Tahun 2020, KPU Kabupaten/Kota diminta melakukan pemutakhiran data pemilih tahun 2020. Basis datanya adalah dari Pemilu terahir tahun 2019 lalu. “Kami melakukan koordinasi dengan Disdukcapil terkait update data kependudukan dan juga berkoordinasi dengan rekan-rekan Bawaslu. Karena hal ini agar memudahkan kita untuk kedepannya,” jelas Irwan.

Lebih lanjut dirinya juga menyebutkan setidaknya ada 5 indikator yang menjadi bahan pemebaharuan setiap bulannya. Diantaranya ialah penduduk pindah datang, pemilih pemula (pelajar bertambah usia menjadi 17 tahun, atau pensiunan TNI/Polri), perubahan status, perubahan alamat dan update data kematian.

Di penghujung sesi podcast, Irwan menyampaikan himbauan kepada masyarakat terkait partisipasi dalam perhelatan Pilkada. Dirinya juga berharap dengan program podcast ini masyarakat bisa mengetahui mengenai kerja-kerja penyelenggara.

“Saya selaku lembaga penyelenggara mengimbau kepada masyarakat untuk melek politik. Karena dalam menentukan pemimpin itu tidak mudah, kita perlu lihat trade record nya dan masyarakat juga harus pro aktif melaporkan kepada penyelenggara. Dengan adanya laporan masyarakat kita bisa menutup celah sengketa yang biasanya bermula dari data,” tutup Irwan.

Penulis Siti Khadijah, S.H

Editor Okta Purnama

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *